Setelah Yesus disalib, wafat
dan dimakamkan, Para Rasul merasa sangat sedih dan takut. Mereka sedih karena
kehilangan GuruNya, lebih-lebih mereka takut memberi kesaksian tentang Yesus.
Karena sedih dan takut, mereka selalu
hidup bersama dalam persembunyian disuatu ruangan-ruangan tertutup. Mereka
membutuhkan kekuatan yang dijanjikan Yesus dan mereka sedang menantikan
terpenuhinya janji itu.
Setelah peristiwa Kebangkitan
Yesus pada hari Minggu Paskah, Yesus berkali-kali menampakkan diri kepada
muridNya.
Setalah 40 hari, Yesus tidak
lagi menampakkan diri, karena Ia telah naik ke Surga dan pulang ke rumah Bapa.
Namun demikian Yesus tidak meninggalkan Para MuridNya seperti yatim piatu tanpa
pertolongan.
Isi janji Yesus itu adalah:
Ø
Yesus menjanjikan bahwa Ia akan mengirimkan kepada para murid apa yang di
janjikan Bapa-Nya dgn syarat “tetapi kamu harus tinggal dalam kota ini, sampai
kamu di perlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi “ (Lukas 24: 29)
Ø
Para murid disuruh tinggal di Yerusalem sambil menunggu kedatangan Sang
Penolong, yang dahulu pernah dijanjikan Yesus : “Aku minta kepada Bapa, dan
Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya Ia menyertai
kamu yaitu Roh Kebenaran (Yoh 14: 16-17)
Ø
Roh Kebenaran inilah yang akan menyertai Para Murid
selama-lamanya .
Ø
Yesus menjanjikan bahwa Ia tidak meninggalkan murid-muridNya sebagai
yatim piatu : Aku datang kembali kepadamu” (Yohanes 14:18)
Ø
Janji Yesus itu terpenuhi pada hari Pentakosta, yakni peristiwa turunnya
Roh Kudus atas Para Rasul (Kis 2: 1-13)
A. YESUS MENGUTUS ROH KUDUS
Setiap persekutuan membutuhkan
daya pemersatu. Demikian pula persekutuan murid-murid Yesus (Gereja)
membutuhkan daya pemersatu.
Roh Kuduslah yang menjadi
pemersatu para murid Yesus dan menjiwai hidup mereka
Turunnya Roh Kudus dalam diri
para murid terjadi pada hari Pentakosta yang dikenal sebagai hari
lahirnya Gereja.
Kehadiran Roh Kudus ini sudah dijanjikan
oleh Yesus kepada para muridNya sebelum Yesus naik ke surga. Yesus tidak menghendaki
para murid kehilangan pegangan atau arah, maka ia mengutus Roh Kuduskepada
mereka. Roh Kudus juga telah membimbing Yesus dalam seluruh karyaNya.
Siapakah Roh Kudus itu ?
Roh Kudus adalah :
- Roh Allah sendiri yang membimbing setiap
orang beriman kepada hidup yang lebih baik dan makin sempurna seperti
Allah sendiri
- “Semangat” Yesus Kristus yang mau tetap
hadir dan bekerja dalam diri orang-orang beriman.
Tugasnya adalah : mengajarkan segala sesuatu dan mengingatkan kita akan semua
ajaran Kristus akan kebenaran, penghakiman serta menginsafkan dunia akan dosa
(Yoh 14: 26, Yoh 16:7)
Apa lambang Roh Kudus ?
Ada 3 (tiga) lambang Roh Kudus
yaitu:
- Burung Merpati (Markus 16: 10) melambangkan: Umat Allah yang baru, karena
Roh Kuduslah yang membentuk dan berkarya dalam Umat Allay yang baru
(Gereja) yang menggantikan Umat Allah yang lama (Bangsa terpilih Israel)
- Lidah – lidah Api (Kis 2: 3) melambangkan: Semangat, karena Roh Kuduslah
yang memberi semangat baru dalam diri orang yang dibaptis dalam GerejaNya.
- Angin Topan (Kis 2: 2) melambangkan: Kekuatan Roh Kuduslah yang memberikan kekuatan kepada
orang yang percaya kepada Kristus.
Kapan dan dimana Roh Kudus turun atas Para Rasul ?
Roh Kudus turun ata Para Rasul
pada hari Minggu Pentakosta (Kis 2: 1-13).
Pentakosta terjadi 50 hari
setelah Yesus Bangkit (Paskah) atau 10 hari sesudah Yesus naik ke Surga.
Apa akibat percaya akan Roh Kudus ?
- Percaya akan Allah Tritunggal
- Percaya adanya penyelenggaraan Ilahi dalam
hidup ini
- Percaya bahwa Gereja (persekutuan Umat
beriman kepada Kristus) selalu dibimbing Roh Kudus sehingga Iman, harapan
dan cinta kasih di dalam Gereja tidak akan padam atau musnah.
Dalam diri masing-masing orang beriman apa yang
dikerjakan oleh Roh Kudus ?
- Atas kerjasama dengan setiap orang beriman,
maka Roh Kudus membantu orang tsb untuk menciptakan kehidupan baru yaitu
kehidupan dalam Roh.
- Apabila hidup dalam Roh, maka seluruh
tindakannya menggambarkan dan menghadirkan Roh Kudus itu sendiri dan
buah-buahnya seperti yang terdapat pada Galatia 5 : 22 antara lain:
Ø
Kasih
Ø
Sukacita
Ø
Damai Sejahtera
Ø
Kesabaran
Ø
...
Ø
Kebaikan
Ø
Kesetiaan
Ø
Kelemah lembutan
Ø
Penguasaan diri
Apa yang terjadi apabila orang tidak mentaati atau
menentang Roh Kudus dalam hidupnya ?
- Dalam Injil tertulis : “ Dosa terhadap
apapun masih dapat diampuni, tapi barang siapa menghina, menghujat Roh
Kudus, ia tidak dapat diampuni (Lukas 2: 10, Markus 3: 29)
- Dosa melawan Roh Kudus lebih tampak pada
setiap tindakan manusia yang melawan dan mengingkari kuasa Roh-Nya yang
kudus dan mengingkari Roh kebenaran yang disampaikan Allah melalui Roh
KudusNya
- Menolak Roh Kudus = melawan kebenaran =
melawan Allah = menolak keselamatan
- Adapun dosa melawan Roh Kudus antara lain:
Ø
Sengaja berbuat dosa karena tahu Allah Maha Pengampun
Ø
Putus asa karena tiodak percaya bahwa Allah akan mengampuninya
Ø
Melawan kebenaran yang sudah jelas-jelas diketahuinya
Ø
Iri hati akan kebaikan orang lain
Ø
Kemauan keras untuk tetap hidup dalam dosa
Ø
Menolak rahmat dan cinta kasih Allah
Apa yang dilakukan Roh Kudus dalam Gereja ?
- Melahirkan Gereja dalam Para Rasul (Kis 2)
- Memelihara, memeperkembangkan dan melindungi
GerejaNya
- Memelihara orang beriman dalam GerejaNya
- Roh Kudus hadir didalam Gereja, supaya
Gereja yang mempunyai tugas meneruskan karya Yesus tetap setia
menyelamatkan manusia, yang taat dan
berjalan dalam jalan Tuhan.
B. ROH KUDUS MEMBERI DAYA KEKUATAN
Pentakosta adalah : peristiwa turunnya Roh Kudus atas para rasul.
Para murid Yesus setelah menerima pencurahan Roh
Kudus memiliki kekuatan dan keberanian untuk menjadi saksi kristus dan kerya-karyaNya.
Dialah Penebus, Dialah penyelamat dunia yang dinanti-nantikan umat manusia.
Peristiwa turunnya Roh Kudus
atas para rasul pada hari Pentakosta mengawali babak baru bagi kehidupan umat
beriman yang percaya akan Yesus Kristus yang bangkit. Pengaruh Roh Kudus begitu
besar bagi perkembangan dan cara hidup jemaat beriman.
Roh Kudus juga mendamping
Gereja, sehingga Gereja sebagai persekutuan tetap hidup dan berkarya. Karya
Gereja dapat dirsakan oleh jemaat hingga saat ini, misalnya:
- Pelayanan pendidikan melalui sekolah-sekolah
- Karya pewartaan melalui pengajaran-pengajara
(kotbah)
- Karya Liturgi melalui Perayaan Ekaristi dan
Ibadat dll
Karunia-karunia Roh Kudus
St. Bonaventura pernah
menyampaikan doa untuk mohon tujuh
karunia Roh Kudus sebagaimana yang pernah dicurahkan kepada para murid Yesus
yaitu:
- Roh Kebijaksanaan adalah karunia untuk menilai dan mengatur segala sesuatu sesuai
dengan norma-norma ilahi dan dengan kewajaran yang memancar dari persatuan
kasihnya dengan Tuhan
- Roh Pengertian adalah karunia untuk
memberikan pengertian dan pemahaman mendalam tentang kebenaran ilahi dalam
iman, bukan sebagai pencerahan sementara, melainkan pencerahan yang tetap
- Roh Nasehat adalah karunia untuk membangkitkan ketaatan dan pasrah diri pada
nasihat Tuhan dalam segala tindakannya demi mencapai kekudusan dan
keselamatan
- Roh Keperkasaan adalah karunia keperkasaan yang memampukan orang mengatasi persoalan-persoalan atau
menanggung derita dan sengsara dengan kekuatan dan keperkasaan yang
dianugerahkan Tuhan.
- Roh Pengenalan adalah karunia yang memampukan orang untuk membedakan yang baik dari
yang jahat oleh terang pengajaran yang kudus
- Roh Kesalehan adalah karunia yang memampukan orang untuk menghaturkan sembah sujud
kepada Tuhan sebagai Bapa dan memampukan orang unruk berelasi dengan semua
orang sebagai anak-anak Bapa yang sama.
- Roh takut akan Allah adalah karunia untuk memampukan orang untuk menghindari cinta dan
kelekatan pada barang-barang duniawi lebih rasa cinta dan hormat kepada
Tuhan.
Cara menerima Roh Kudus
Dalam Kitab Suci Perjanjian
baru, kita mengenal ada ada dua cara untuk menerima Karunia Roh Kudus yaitu
melalui :
- Baptisan Roh Kudus
·
Dalam injil dikatakan Yohanes membaptis dengan air, tetapi mereka akan
dibaptis dengan Roh Kudus (Mat 3: 11, Kis 1: 4, Kis 5 dan Kis 11: 16).
Sebagai hasilnya Para Rasul penuh dengan Roh Kudus dan mendapat salah satu
karunia yaitu dapat berkata-kata dalam bahasa lain.
·
Kis 10: 24, Kornelius dan kaum keluarganya juga mengalami
yang dialami Para Rasul dan Roh Kudus turun atas mereka, sebagi konsekuensinya
keluarga Kornelius berbicara dalam berbagai bahasa yang membuat heran Petrus
dan orang-orang yang datang
·
Yoel 2: 28-30, allah mencurahkan Roh Kudus kepada orang kafir
yang juga merupakan penggenapan nubuatnya.
- Penumpangan tangan Rasul
·
Kis 6: 1-5, pemilihan tujuh orang yang terkenal baik yang
peenuh Roh dan hikmat untuk diangkat dalam tugas pelayanan terhadap janda-janda
·
Kis 19: 1-7, Orang Kristen di Efesus mendapat penumpangan
tangan dari Paulus dan mereka bernubuat serta berkata-kata dalam berbagi
bahasa.
·
Petrus dan Yohanes harus turun tangan ke Samaria untuk menumpangkan
tangan keatas orang-orang yang telah dibaptis pada waktu mendengarkan kotbah
Filipus
Setiap hari orang harus memilih
·
antara perbuatan yang baik dan jahat
·
antara yang baik dan yang lebih baik
·
antara bisikan Roh Allah, roh duniawi dan roh jahat
Dengan adanya penggunaan
karunia Roh, kepekaan kita terhadap karya Roh Kudus menjadi dihaluskan dan
ditumbuh kembangkan. Semakin orang mengerti aktivitas Roh Kudus lewat
karunia-karunianya, semakin membuat orang peka dan memperhatikan gerak Roh
Kudus, entah didalam dirinya maupun didalam kelompok sehingga semakin mengerti
tentang bagaimana Roh Kudus mau berdoa dalam dirinya atau berkarya dalam
kelompok.
Dan orang menjadi semakin sadar
bahwa dalam doa yang terpenting bukanlah apa yang mau dikatakan kepada Allah
tetapi apa yang dikatakan Allah melalui Roh Kudus dalam diri kita.
C. MENGIKUTI BIMBINGAN ROH KUDUS
Dalam perkembangan iman seseorang dibutuhkan kepekaan yang semakin tajam
akan kehadiran Allah, sehingga seseorang tidak mudah terjebak olej jerat
sijahat dan kecenderungan keliru serta hidup bertentangan dengan kehendak Allah.
1. Mengikuti Gerakan Roh
·
Galatia 5: 25 :Paulus mengatakan “ Jikalau kita hidup oleh
Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh”, dengan kata lain Tuhan
ingin agar semua langkah kita dipimpin oleh Roh Kudus.
·
Yer 10: 23: nabi Yeremia berkata “Aku tahu ya Tuhan, bahwa
manusia tidak berkuasa untuk menetapkan langkahnya” artinya bahwa kita
membutuhkan bimbingan Roh Kudus agar kita dapat menggenapi rencana Allah bagi
hidup kita.
·
Yeh 36:27: “Rohku akan Kuberikan diam didalam batinmu dan Aku
akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapanKu dan tetap berpegang pada
peraturan-peratuanKu dan melakukannya”
·
Beberapa contoh bimbingan dan pimpinan Roh Kudus
- Kitab Suci Perjanjian Lama antara lain:
- Kej 24: 27, Dalam memilih seorang mempelai wanita
Ø
Eliezer, pelayan Abraham dipimpin oleh Roh untuk memilih mempelai bagi
Ishak.
Ø
Ia mengakui Tuhan telah menuntun aku dijalan menuju kerumah
saudara-saudara tuanku ini
Ø
Dengan tetap berada dijalan Allah, maka Allah memimpin kepada orang yang
tepat.
Ø
Eliezer meminta suatu tanda dari Allah dan Ribka menggenapi tanda itu,
maka Ribka dipilih untuk menjadi mempelai bagi Ishak
- Kel 13:21, Petunjuk pimpinan Roh Kudus terlihat dalam segenap
perjalanan Bangsa Israel.
Ø
Bangsa Israel dipimpin oleh tiang awan dan tiang api
Ø
Roh memimpin mereka dalam dalam ujian-ujian berat
Ø
Roh juga memimpin mereka dalam banyak kemenangan
Ø
Setiap saat Roh memeimpin
disepanjang perjalanan di padang belantara
Ø
Pada akhirnya Roh membawa mereka ke tanah terjanji dan ketujuan-tujuan
Allah bagi hidup mereka.
- Hak 6: 36-40, Hak 7: 12-15, Peneguhan dan jaminan
Ø
Peneguhan dan jaminan bagi Gideon
Ø
Dalam kehidupannya Gideon menerima jaminan Roh bahwa Allah ada
bersamanya.
Ø
Tuhan membesarkan hati Gideon lebih lanjut dengan memberinya sebuah mimpi
yang memberikan jaminan kemenangan kepadanya.
- 2 Sam 5: 19, Menerima rencana peperangan
Ø
Raja Daud mengalami pimpinan Roh kudus dalam beberapa kesempatan ketika
diancam oleh Bangsa Filistin.
Ø
Setelah menerima pengurapan ke-3 di Hebron, ia mencari Tuhan untuk
bertanya tentang apa yang harus dilakikannya.
Ø
Melalui Roh Kudus, Tuhan memberikan rencana peperangan kepadanya
Ø
Tuhan menjawab Daud, “Majulah, sebab aku pasti akan menyerahkan orang
filistin itu kedalam tanganmu”
Ø
Seperti yang diperintahkan Tuhan, maka ia memukul kalah orang Filistin,
mulai dari Geba sampai dekat Gezer (2 Sam 5:2)
- 1 Raja 17: 2-8, Kecukupan
Ø
Nabi Elia dipimpin oleh Roh Kudus ketika ia diperintahkan untuk
bersembunyi di tepi Sungai Kerit
Ø
Allah mencukupi kebutuhannya
Ø
Dikemudian hari ketika sungai itu kering, Roh memimpinnya lebih lanjut
kerumah seorang janda
Ø
Disini Nabi Elia dipelihara karena ia menaati semua Roh
- Yeremia 18: 2, Instruksi
Ø
Yeremia diperintah untuk pergi ke suatu tempat tertentu dan disana Allah
membuatnya mendengar perkatan-perkatanNya
Ø
Yeremia membutuhkan suatu alat peraga yang nyata, sehingga Roh
mengutusnya kerumah tukang periuk
Ø
Yeremia melihat sebuah bejan yang rusak ditangan si tukang
periuk,kemudian bejana yang sama dibentuk kembali oleh situkang periuk menjadi
bejana yang baik.
Ø
Setelah mengamati tukang periuk, Yeremia kembali kepada umat Allah dengan
suatu pesan yang baru
Ø
Ia menyatakan bahwa Allah mampu mengubah total kehidupan yang telah
dirusakkan oleh dosa dengan demikian mendatangkan pengharapan bagi manusia yang
telah jatuh kedalam dosa.
- Kitab Suci Perjanjian Baru
Disepanjang kehidupan Tuhan Yesus dibumi, bukan hanya dia yang dipimpin
oleh Roh Kudus, tetapi ada orang-orang lain yang terlibat dalam masa-masa
penting kehidupanNya, yang dipimpin oleh Roh seperti :
- Matius 2: 1-2, Mat 2: 9-10, Orang-orang Majus
Ø
mengalami pimpinan Roh melalui perantaraan sebuah bintang
Ø
orang-orang ini dipimpin oleh Roh sampai ketempat Yesus di lahirkan
- Lukas 2: 25-28,Lukas 2: 36-38, Simeon dan Hana
Ø
Beberapa hari kemudian, didalam bait Allah, seorang laki-laki yang saleh
bernama Simeon dipimpin oleh Roh kepada bayi Yesus.
Ø
Simeon seorang yang besar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi
Israel
Ø
Roh Kudus ada atasnya dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus.
Ø
Ia tidak akan mati sebelum melihat Mesia yaitu “ Dia yang telah diurapi
oleh Tuhan.
Ø
Pada saat yang sama Roh Kudus memimpin Nabiah Hana kepada Yesus
- Matius 4: 1 dan Markus 1: 12
Ø
Yohanes dipimpin kedalam padang belantara
Ø
Segera setelah Yohanes membaptis Yesus dengan air, Tuhan Yesus dipimpin
oleh Roh kepadang belantara untuk diuji selama empat puluh hari oleh setan.
Ø
Roh mememimpin Yesus kepadang gurun (Markus 1: 12)
- Yohanes 4:4
Ø
Ketika Yesus meninggalkan Yudea menuju Galilea, Ia merasakan dorongan Roh
Kudus didalam diriNya yang mendesakNya untuk melewati kota Samaria.
Ø
Roh Allah menggerakkan Yesus ke Samaria untuk tujuan yang nyata, agar Ia
bertemu dengan seorang perempuan yan akan mewartakan Injil diseluruh kotanya
Ø
Ia menuai suatu panen yang besar bagi Tuhan, setelah ia sendiri minum
dari sumber air hidup. (Yoh 4: 39)
- Ibrani 9: 14, dipimpin kepada kayu salib
Ø
Titik puncak misi dan karya Yesus diatas bumi adalah menyerahkan diriNya
untuk disalibkan.
Ø
Ia dipimpin dan dan dimampukan oleh Roh untuk mengenapkan tugas dari
BapaNya
Ø
Melalui karya-karya Roh Kudus dodalam hidupNya, Yesus mampu menjadi anak
domba Allah yang tidak bercacat cela.
- Rom 8: 13
Ø
Melalui perantaraan Roh Kudus, kita dapat dipersembahkan tanpa cacat cela
dihadiratNya dengan sukacita besar
Ø
Melalui Roh jugalah kita, mematikan perbuatan-perbuatan daging.
- Bimbingan Roh Kudus dimasa kini
Allah selalu membimbing umat-Nya melalui berbagai cara antara lain :
- Melalui Sabda-Nya dalam Kitab Suci
Ø
Lewat Sabda-Nya Allah mengajar, menerangi, menyatakan kehendakNya,
menegur dan menguatkan kita.
Ø
Kitab Suci/nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak dapat ditafsirkan sesuka
hati, tetapi harus ditafsirkan sesuai dengan iman Gereja (2 Petrus 2:20)
Ø
Kita boleh dan harus membaca Firman Tuhan, namun dalam menafsirkannya
harus tunduk pada tafsiran Gereja.
Ø
Roh Kudus mengilhami pengarang Kitab Suci dalam menyampaikan firman Allah
Ø
Roh Kudus juga akan membantu kita dalam memahami firman Tuhan sesuai
dengan situasi hidup kita
Ø
Bimbingan Roh Kudus terjadi saat kita membaca, mendengarkan dan
merenungkan firman Tuhan dalam Kitab Suci
Ø
Roh Kudus yang sama akan membimbing kita untuk melaksanakan firman Tuhan
dalam hidup kita.
- Melalui Gerja-Nya
Ø
Gereja sebagai [ersekutuan umat beriman dibawah pimpinan Paus dan Para
Uskup merupakan Umat Allah yang didirikan oleh Kristus sendiri
Ø
Yesus secara istimewa memberikan Roh-Nya kepada Gereja-Nya supaya selalu
setia dan tidak sesat.
Ø
Kehadiran Roh Kudus yang istimewa dalam Gereja memampukan para Pemimpin
Gereja untuk menafsirkan kehendak Allah melalui firman-Nya dalam Kitab Suci
Ø
Dengan mengikuti Ajaran Gereja, kita mengikuti bimbingan Roh Kudus
melalui Gereja-Nya.
- Bimbingan khusus
Ø
Allah memberikan bimbingan secara khusus.
Ø
Yesus telah mencurahkan Roh-Nya kepada semua orang yang percaya
kepada-Nya, supaya mereka mengalami kehadiran, hiburan, kuasa dan bimbingan
Allah.
Ø
Allah selalu membimbing umat-Nya tidak hanya secara kolektif/massal,
melainkan juga secara pribadi
Ø
Bimbingan khusus dapat berupa:
Inspirasi/Ilham (menginpirasi secara khusus kepada
seseorang untuk mengerti/melalukan sesuatu dalam melasanakan kehendak Allah)
Dorongan Roh (rasa bathin yang dialami seseorang yang memberi
keyakinan agar mengatakan atau melakukan sesuatu yang baik sesuai kehendak
allah)
Tanda-tanda (tanda yang sering muncul adalah dari Teks Kitab
Suci yang menyentuh hati, meneguhkan untuk mengatakan atau melakukan sesuatu
selaras dengan kehendak Tuhan)
- Bimbingan khusus lewat orang lain
Ø
Cara untuk mengalami bimbingan Allah yang bekerja melalui Roh KudusNya
bisa dengan belajar dari orang lainn yang berpengetahuan dan berpengalaman
serta minta nasehat-nasehatnya.
Ø
Bila kita sungguh-sungguh mencari kehendak Allah dengan tulus, Allah akan
mengutus orang yang dibimbing Roh Kudus kepada kita saat kita sungguh
memerlukannya.
CARA MEMBEDAKAN ROH
- Roh Kudus memberikan karunia kepada kita
untuk mampu membedakan antara yang baik dan jahat, yang benar dan salah,
yang asli dan yang palsu.
- Tujuan dari karunia ini membawa kita untuk
dapat mengerti dan mengenal apa yang menjadi kehendak Allah bagi kita.
- Kita diajak untuk belajar akan pentingnya
kepekaan yang semakin tajamakan kehadiran Allah, agar kita tidak mudah
terjebak oleh jerat si jahat dan kecenderungan keliru yang bertentangan
dengan kehendak Allah
- Semakin mendalam hidup rohani seseorang,
kita sering mengalami godaan yang semakin halus bahkan terkesan “baik”
padahal dapat menjerat atau menggerogoti iman kita
- Hidup zaman sekarang penuh dengan segala
permasalahan dan kita butuh kuasa Allah untuk mengatasinya
- Kepekaan membedakan yang baik dan buruk
sangat dibutuhkan.
PERANAN MEMBEDAKAN ROH
Hidup baru dalam Roh, penting
sekali menginspirasi Allah dalam hidup seseorang serta aktivitas Allah dalam
hidupnya. Pertumbuhan dalam Roh menuntut kepekaan yang besar kepada Allah dan
hal ini disertai dengan godaan-godaan yang halus dan semakin canggih. Seringkali tidak mudah mengetahuinya, karena
itu dibutuhkan karunia dalam tiap tahap kehidupan dalam Roh.
Beberapa contoh godaan yang harus diwaspadai :
·
Mencari kesempurnaan yang tidak seseuai dengan panggilan hidupnya.
·
Melakukan pelayanan yang berlebihan karena mengira kehendak Tuhan,
contoh: seorang bapak /Ibu yang selalu melayani diGereja tapi yidak pernah
berada dirumah untuk keluarga dan anak-anaknya
·
Dorongan untuk melakukan kebijakan atau perbuatan untuk dikagumi orang
atau ingin menonjolkan diri
·
Senang memikirkan jasa-jasanya sendiri dan ingin dihargai
·
Selalu mengeluh dan putus asa jika mengalami kesukaran atau pencobaan.
Tanda-tanda yang menunjukan bahwa Inspirasi bukan berasal
dari Allah :
- Kehilangan damai tanpa sebab yang objektif
atau adanya dosa tertentu
- Rasa khawatir yang tidak beralasan
- Menjadi sedih tanpa sebab
- Digoda untuk mundur dengan teratur dan
meninggalkan hidup dalam Roh dengan anggapan sukar untuk dijalani
- Timbul ketakutan-ketakutan yang sebelumnya
tidak pernah dialami
- Tibul rasa percaya diri yang berlebihan
karena merasa melakukan perbuatan yang paling benar.
Bila mengenali tanda-tanda tersebut, kita harus mengambil
langkah sebagai berikut:
- Mohon rahmat Allah untuk dapat melakukan
kearifan/kebijaksanaan serta menguji inspirasi sebelum menerima dan
melaksanakannya.
- Belajar dari kesalahan masa lampau. Allah
memakai kesalahan masa lampau untuk menghindari kesalahan yang lebih
besar.
- Mohon bimbingan seorang pembimbing rohani
dan nyatakannlah segala persoalan yang di hadapi.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan, jika seseorang
ingin bertumbuh dalam karunia ini:
- Menjalani kehidupan doa yang mendalam.
- Dengan sungguh hati berusaha mencari
kehendak Allah
- Percaya bahwa Tuhan akan membantunya dalam
membeda-bedakan Roh
- Menyadari perlunya ketajaman membeda-bedakan
Roh dan memerima kemungkinan tertipu atau salah dalam mengambil keputusan
- Mencari nasehat orang lain, khususnya orang
yang tidak setuju dalam suatu masalah atau melihat masalah itu dengan cara
lain
- Memepelajari ajaran Gereja mengenai
kehidupan rohani
- Belajar dari mereka yang sudah lebih lama
terlibat dalam kehidupan rohani dan apabila memungkinkan mempunyai seorang
pembimbing rohani.
Membedakan Roh membantu orang untuk menjadi
dirinya sendiri dengan memampukan
dia mengenali sumber-sumber inspirasi yang
mengenal faktor pengganggu damai dihati
serta godaan yang berasal dari si jahat.
Ada satu jalan yang tepat dalam mempergunakan
karunia membedakan roh, yaitu
mempergunakannya dalam dalam kesatuan denganorang-orang
lain yang memiliki
karunia itu, artinya dalam kesatuan dengan
seluruh umat Gereja sebab di situlah
terletak keatuan hidup Roh Kudus yang tidak bisa
salah atau tersesat.
Seperti yang di katakan St. Paulus :” ada
rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.Tetapi
semuanya itu dikerjakan dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang
memberikan karunia kepada tiap-tiap
orang secara khusus, seperti yang
dikehendakinya”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar