ALAM
SEBAGAI BAGIAN HIDUP MANUSIA
Alam merupakan bagian
dari hidup. Oleh karena itu, manusia tidak dapat dipisahkan dengan alam. Kita
sadari bersama bahwa Tuhan menciptakan bumi dan isinya (alam) ini dari hari
pertama sampai hari kelima pada akhirnya diperuntukkan bagi kehidupan manusia.
Sebab setelah bumi tertata dan tercipta dengan baik, pada hari keenam Allah
menempatkan manusia di dalam bumi, alam ciptaan-Nya. Manusia dapat hidup karena
Allah telah mempersiapkan alam dengan baik sebagai tempat hidup bagi manusia.
Manusia dan alam hidup
secara berdampingan secara harmonis dan saling membutuhkan. Manusia membutuhkan
alam dan alam juga membutuhkan manusia untuk pelestarian hidupnya. Seperti kita
membutuhkan flora dan fauna untuk hidup. Berton-ton makanan telah kita santap
yang semuanya mengambil bahan pokok dari tumbuhan dan hewan.
Bagi manusia, tumbuhan
dan hewan dibutuhkan bukan hanya untuk bahan makanan, melainkan juga untuk
hal-hal lainnya. Misalnya, tumbuhan membantu kita untuk bernapas, untuk membuat
tempat tinggal, hasil karya seni, dan sebagainya. Sedangkan hewan yang kita
pelihara dapat menjadi partner kerja mengolah tanah, bahkan dapat menjadi
sumber protein hewani bagi kita. Perlakuan kita terhadap kelestarian lingkungan
menentukan kesejahteraan hidup kita.
Namun demikian, pada
kenyataannya saat ini banyak perilaku manusia yang justru dapat menimbulkan
kerusakan alam lingkungan. Karena keegoisan dan keserakahan manusia, maka
manusia berperilaku yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan alam dan bahkan
kehancuran alam lingkungan.
Dosa keserakahan Adam
dan Hawa merupakan gambaran awal munculnya bencana atas alam semesta ini.
Berbagai contoh
tindakan manusia yang dapat merusak keutuhan alam ciptaan atau lingkungan
hidup, antara lain:
1) Penebangan hutan
untuk industri perkayuan, penebangan pohon-pohon untuk perluasan lahan industri
atau pemukiman secara tidak bertanggung jawab. Hal ini menyebabkan hutan
menjadi gundul dan bukit menjadi tandus. Pada akhirnya menyebabkan bencana
banjir, tanah longsor, dan kekeringan saat kemarau.
2) Ketidakpedulian
terhadap lingkungan yang ditunjukkan dengan tindakan membuang sampah di
sembarang tempat, yang menyebabkan bau busuk dimana-mana serta menyebabkan
saluran air (got) dan sungai menjadi tersumbat, yang pada akhirnya menyebabkan
bencana banjir.
3) Tindakan pencemaran
lingkungan sungai dengan membuang limbah berbahaya ke dalam sungai. Hal ini
dapat menyebabkan tercemarnya air sungai sehingga tidak dapat dimanfaatkan
lagi, bahkan bisa membahayakan kesehatan kita.
4) Pemakaian
obat-obatan untuk membasmi hama tanaman, dan asap pembakaran bahan bakar
kendaraan bermotor yang sedikit demi sedikit dapat meracuni kita dan seluruh
alam lingkungan kita.
Dalam Kitab Kejadian 1:
1- 31 dikisahkan bagaimana Allah menciptakan alam ini dengan begitu indah
adanya. Dalam Kitab Kejadian 3:17-19 dikisahkan bahwa sejak meninggalkan Taman
Firdaus dengan segala kebutuhan hidupnya yang serba ada, manusia Adam dan Hawa
terpaksa harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar